UTAMA   |   MANDIRI KARTU KREDIT   |   MANDIRI   |    KONTAK    |    FORM PEMESANAN ANDA (0)

Experience TEXT SIZE   Min plus Default

delon.jpg

Bagi masyarakat keturunan Tionghoa, Imlek menjadi salah satu perayaan yang ditunggu-tunggu. Momen pergantian tahun ala budaya Tionghoa ini biasanya berlangsung meriah lengkap dengan berbagai pertunjukan seperti barongsai dan kembang api. Merah menjadi warna identik perayaan Imlek, demikian juga dengan lampion dan bagi-bagi angpao atau uang.

Hal itulah yang dirasakan Delon Idol setiap merayakan Imlek bersama keluarganya. “Terus terang keluarga memang merayakan Imlek tapi itu hanya sebagai tradisi saja, tidak sampai sembahyang ke kelenteng. Sebab keluarga kami kan Katolik,” ucapnya. Bagi pria bernama lengkap Stanislaus Alexander Liauw Delon Thamrin ini, merayakan Imlek juga seperti mensyukuri semua keberhasilan yang ia raih. Bagi-bagi angpao kepada yang membutuhkan adalah salah satu bentuknya. “Ini hanya untuk mensyukuri apa yang telah Tuhan berikan,” ujarnya.

Menurut Delon, yang biasanya menyiapkan perayaan Imlek di rumah adalah sang ibu. Namun tidak jarang pula Delon membeli sendiri pernak-pernik seperti lampion, lilin, hiasan-hiasan kecil sampai amplop merah untuk angpao. “Lumayan seru juga belanja pernak-perniknya, banyak yang bagus. Dan asyiknya saya sering dapat diskon,” ucap Delon. Pada dasarnya Imlek memang sebuah ungkapan perasaan bersyukur atas rezeki yang dilimpahkan. Menurut sejarah, perayaan Imlek awalnya dilakukan oleh para petani saat menyambut tahun baru yang berbarengan dengan masuknya musim semi. Perayaan ini merupakan wujud syukur atas rezeki yang telah diberikan dan doa harapan menyongsong tahun yang baru.

Delon memang patut bersyukur atas semua kesuksesan yang ia raih sekarang, dan itu tidak ia dapat dengan mudah. Setelah sang ayah, Benny Thamrin meninggal pada tahun 2001, Delon harus membantu ibunya mencari nafkah. Lulus dari sekolah tinggi bahasa, Delon pernah menjalani berbagai profesi, mulai dari salesman hingga menjajakan ember plastik dan  spring bed. Bahkan saat mengikuti Indonesian Idol tahun 2004, Delon sedang bingung mencari uang untuk mengobati ibunya yang sedang sakit. Kerasnya kehidupan yang menerpa Delon saat mengikuti Indonesia Idol turut menjadi penarik simpati masyarakat untuk memilihnya. Apalagi, Delon sering menjadi sasaran kritik pedas para juri yang menilainya hanya bermodal wajah saja. Namun di malam final, Delon mampu membuktikan bahwa ia juga bisa bernyanyi dan bersuara bagus. Lewat lagu “Karena Cinta” ciptaan Glen Fredly, di malam itu ia menunjukkan bakatnya. Meski saat itu Joy Tobing yang menjadi pemenang, Delon telah memikat hati masyarakat.

Sejak tampil di Indonesian Idol dan kemudian didaulat menjadi Idol setelah Joy Tobing mundur, kehidupan Delon mulai berubah. Tidak hanya menyanyi dari panggung ke panggung, Delon juga membintangi beberapa iklan komersial. Bahkan pernah juga ia beradu peran dengan Rachel Maryam dalam film layar lebar berjudul “Vina Bilang Cinta”. Saat ini pria kelahiran 20 Mei 1978 tersebut telah menghasilkan tiga album lagu yaitu Bahagiaku, The Sweetest Gift from Delon, dan Perasaanku. Album Bahagiaku sempat meraih penghargaan musik SCTV 2005 untuk kategori Album Pendatang Baru.
Menyambut Imlek tahun ini Delon berharap semua kesuksesan yang ia peroleh masih bisa ia pertahankan. “Semoga saja tahun ini kesuksesan tetap bisa diraih. Saya sangat bersyukur pada Tuhan,” ungkapnya.






Utama  |   Terms & Conditions   |   Kritik & Saran   |   Kontak
Bank Mandiri © 2009 - 2010